Saat mentari pagi menyapa, Harapan bersemi di jiwa yang menyalah. Langkah perlahan menuju impian, Menapak jejak penuh
Di langit malam yang temaram Kupandang bintang-bintang berkelip diam-diam Dalam setiap kerlipnya, terukir impian Menggantung tinggi, menunggu
Januari ini rintik hujan jatuh perlahan Membasah tanah yang penuh kenangan Butir-butirnya seperti bisikan lembut Menyentuh hati
Rayap melukis, tapak pada tempatnya berpijak. Debu menyelimuti kata dan tak bermakna. Syair-syair itu entah ke Mana….
UNTUKMU OLEH: Maria Anggeliman Ada sosok di sekolah kami Hati nya tulus, tanpa pamrih, penuh kasih