PPDB

Peringati Sumpah Pemuda di SMAS K St. Arnoldus Mukun, Camat Kota Komba Utara Tegaskan Siswa Jauhi Knalpot Racing hingga Bullying

Arsen News, Berita Pendidikan 34

MUKUN – Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kecamatan Kota Komba Utara tahun ini berlangsung khidmat dan diwarnai dengan pesan kedisiplinan yang tegas. Apel kebangsaan yang dipusatkan di halaman SMAS K St. Arnoldus Mukun ini menjadi panggung penting bagi pembinaan karakter pelajar dan generasi muda setempat.

Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Kota Komba Utara, Hironimus Toi, S.Sos., M.MKMT., beserta jajaran. Turut memadati barisan peserta apel adalah Keluarga Besar SMP Pancasila Mukun, para tenaga pendidik, serta perwakilan dari berbagai lembaga lain di wilayah Kota Komba Utara yang bersatu menyemarakkan hari bersejarah ini.

Dalam sambutannya usai apel, Hironimus Toi tidak hanya membakar semangat nasionalisme para peserta, tetapi juga menyoroti secara tajam tren kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan generasi penerus. Ia menekankan bahwa esensi Sumpah Pemuda masa kini harus diwujudkan melalui perilaku positif dan ketaatan pada aturan.

Secara spesifik, Camat Kota Komba Utara memberikan lima peringatan dan instruksi tegas kepada seluruh siswa-siswi di wilayahnya:

  • Larangan Knalpot Racing: Siswa dilarang keras menggunakan knalpot racing (brong) pada kendaraan bermotor yang sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat umum.
  • Penertiban Balap Liar: Pihak berwenang akan mengambil tindakan tegas untuk menertibkan para pelajar yang kerap melakukan aksi balap liar di malam hari yang membahayakan nyawa.
  • Disiplin Jam Belajar: Tidak ada lagi pelajar yang dibenarkan berkeliaran di luar sekolah saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sedang berlangsung.
  • Kawasan Tanpa Rokok: Siswa dilarang keras merokok, terutama saat berada di dalam lingkungan sekolah.
  • Hentikan Bullying: Segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari harus dihentikan agar tercipta ruang belajar yang aman bagi mental siswa.

“Generasi muda adalah aset daerah dan bangsa. Semangat pemuda tidak ditunjukkan lewat balap liar atau menindas teman sendiri, melainkan lewat prestasi, etika yang baik, serta kedisiplinan,” tegas Hironimus.

Apel Sumpah Pemuda ini ditutup dengan harapan besar agar kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pihak sekolah, dan masyarakat dapat terus terjalin kuat demi melahirkan generasi Kota Komba Utara yang tangguh, cerdas, dan bermoral baik.

Editor: Tim ArsenNews

Apakah informasi ini bermanfaat?